Terapi Okupasi | Terapi Wicara | TERAPI AUDITORI | Konsultasi Psikologi | Pelatihan | Profil Terapis


Terapi Auditori
Mendengar merupakan proses mendeteksi, mengorganisasikan serta mengintegrasikan suara untuk digunakan bersama informasi dari panca indera lain untuk beradaptasi dengan lingkungan. Mendengar merupakan proses yang disadari dan tidak disadari. Meskipun kita tidak menyadari akan suara yang kita dengan, namun secara konstan kita memonitor suara yang ada di lingkungan. Ketika bunyi terdengar sayup, kita mengalihkan atensi kita untuk menyesuaikan, melokalisasi, dan memilih suara untuk diteliti lebih jauh.

Mengapa telinga itu penting?
Telinga adalah organ indera pertama pada tubuh manusia yang berkembang secara sempurna pada 4,5 bulan dari kehidupan dalam kandungan.

  • Organ telinga memiliki hubungan dengan sistem vestibular yang berkaitan dengan body image.
  • Manusia berkomunikasi dimulai sejak dalam kandungan melalui konsuksi tulang
  • Mendengar akan memberikan energi?menstimulasi saraf
  • Telinga berhubungan dengan saraf
  • saraf eranial yang ada pada sistem saraf tubuh

Kemampuan mendengar dapat mengalami gangguan akibat:

  • Trauma
  • Kesulitan pada saat melahirkan
  • Berpisah dengan ibu sejak lahir
  • Lingkungan yang gaduh
  • Masalah kesehatan
  • Infeksi kronik pada telinga saat balita
  • Vaksinasi

Metode yang digunakan dalam terapi Auditori bermacam-macam seperti misalnya Samonas, AIT, Vitalinks yang merupakan pengembangan dari metode Tomatis.

Metode Tomatis
Musik telah lama diketahui sebagai media terapi yang dikembangkan pertamakali oleh Profesor Alfred Tomatis, seorang dokter ahli THT yang mempelajari proses auditori manusia dan perkembangan bahasanya. Program dengan matode tomatis dapat dijadikan salah satu alternatif bagi anak berkebutuhan khusus karena :

-Menggunakan frekuensi tinggi yang merupakan energi bagi tubuh
-Menggunakan suara ibu untuk mengingat kembali fase perkembangan dan mengulang kembali tahap-tahap yang hilang saat masih dalam kandungan. Banyak anak dengan autisma hidup dalam ketakukan dan suara ibu dapat meredakan ketakutan tersebut, serta membantu merangsang mereka untuk berkomunikasi.

Pelayanan Terapi Auditori

  • Konsultasi
  • Pemeriksaan Awal (Assesment)
  • Penetapan program terapi
  • Pelaksanaan program terapi
  • Evaluasi program terapi
  • Rujukan ke ahli lain (bila diperlukan)
  • Pelatihan dan seminar